Menghadapi Kista

Akibat kista, seorang pasien saya, seorang perempuan berusia 29 tahun dan telah menikah selama 3 tahun, belum juga mendapatkan keturunan. Tahun 2009 ia menjalani operasi kista coklat yang mengakibatkan indung telur sebelah kirinya kering. Pasca operasi selama 6 bulan dan diberi pengobatan dengan injeksi, ternyata kista tumbuh lagi di indung telur sebelah kanan.

Kista coklat adalah salah satu bentuk endometriosis. Endometriosis adalah pertumbuhan endometrium (selaput lendir rahim) di luar rahim (uterus). Akibatnya pada waktu mens (haid) yang dilepaskan bukan hanya endometrium yang ada di dalam rahim tapi juga endometrium yang ada di luar rahim. Terjadilah perdarahan yang berasal dari dalam uterus, disebut darah haid. Tapi juga terjadi perdarahan di luar rahim. Perdarahan di luar rahim ini merangsang peritoneum dan menimbulkan rasa nyeri yang hebat. Setelah sekian lama, perdarahan yang terjadi di rongga perut itu menumpuk. Menyebabkan perlekatan, dan menghalangi terjadinya kehamilan. Bila endometriosis terjadi di indung telur, maka darah akan menumpuk di indung telur, terjadilah kista coklat.

Agar dapat hamil, kista coklat yang timbul lagi, harus diobati melalui pembedahan dan pengobatan. Untuk medapatkan informasi dan diagnosa secara detil, berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis merupakan tindakan yang tepat untuk menghadapi kondisi ini.



Prof. Dr. Biran Aff andi, SpOG(K)