Sikslus Menstruasi yang Tidak Teratur

Beberapa waktu lalu, seorang pasien saya bertanya mengenai ketakutannya, yaitu tidak bisa hamil. Dia menceritakan siklus menstruasinya yang tidak teratur sejak pertama haid saat berusia 11 tahun. Setelah dewasa, selama 3 tahun ia selalu memeriksakan diri ke dokter kandungan, dan saat di USG doter rahimnya menyatakan tidak ada masalah dalam rahimnya. Ia kemudian selalu diberi obat hormon agar bisa menstruasi dengan teratur. Dan jika obat hormon tersebut tidak diminumnya, maka siklus menstruasinya berhenti. Dia pernah tidak menstruasi selama 2 tahun. Ia kemudian mencoba untuk minum pil kb selama 2 minggu dan 3 hari kemudian dia mengalami menstruasi hingga waktu yang cukup lama. Dia mengaku takut dan sudah hampir putus asa dengan kondisinya ini.

Menurut saya, masalah yang dialaminya tidak jarang terjadi pada remaja perempuan, baik pada mereka yang sudah menikah maupun mereka yang belum menikah. Setelah dapat mens yang pertama, ovulasi sering tidak terjadi. Akibatnya dapat terjadi keluhan perdarahan berupa tidak dapat mens, mens tidak teratur, mens lama dan banyak. Salah satu pengobatannya adalah dengan pil KB. Untuk itu pil KB harus diminum teratur. Artinya pil KB diminum satu tabet setiap hari pada waktu yang sama. Sebaiknya setelah makan malam. Bila pil KB diminum tidak teratur, dapat timbul perdarahan seperti yang dialami pasien. Untuk mendapatkan informasi yang lebih detil dan akurat, memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan.



Prof. Dr. Biran Aff andi, SpOG(K)