Tahapan Terjadinya Kehamilan

Biasanya, tanda-tanda kehamilan baru terasa ketika usia kehamilan sudah memasuki bulan kedua atau ketiga. Dokter akan menghitung awal terjadinya kehamilan berdasarkan hari pertama dari menstruasi terakhir kamu, atau kira-kira 2 minggu sebelum terjadinya konsepsi.

Yuk, intip proses terjadinya kehamilan:

Menstruasi terakhir

Ovulasi

  • Terjadi 14 hari setelah hari pertama menstruasi terakhir (jika siklus menstruasi 28 hari). 
  • Ovulasi adalah proses saat sel-sel telur yang sudah matang dikeluarkan dari folikel menuju tuba falopi. Sel telur berada di tuba falopi selama sekitar 24 jam, siap untuk dibuahi oleh sperma.
  • Setelah semua sel telur terlepas dari folikel, folikel berubah menjadi korpus luteum yang kemudian melepas hormon untuk membantu menebalkan lapisan rahim, membuatnya siap untuk kehamilan.

Konsepsi

  • Ketika salah satu sperma yang masuk ke dalam tuba falopi dan bertemu sel telur berhasil melakukan pembuahan, terjadilah penggabungan sel. Sel-sel baru ini akan membelah diri dan berada di dalam tuba falopi selama 3-4 hari.
  • Pada tahap ini, jenis kelamin bayi ditentukan. Jika sperma membawa kromosom Y, maka bayi akan berjenis kelamin laki-laki. Jika sperma membawa kromosom X, maka bayi akan berjenis kelamin perempuan.

Implantasi

  • Sel-sel yang telah dibuahi di tuba falopi akan terus membelah diri dan bergerak perlahan menuju rahim. Sesampainya di rahim, sel-sel itu lalu menempel di dinding rahim (implantasi) dan berkembang menjadi embrio dan plasenta.
  • Lapisan rahim semakin menebal dan serviks tertutup oleh lendir. Lendir akan terus menyumbat serviks hingga saat bayi siap dilahirkan.

 

5 Tanda Anda Sedang Berbadan Dua

Terlambat datang bulan bukanlah satu-satunya tanda dari kehamilan. Ada banyak gejala lain yang juga bisa menandakan kamu sedang berbadan dua. Yuk, cari tahu apa saja.

1)   Mual dan muntah

Gejala yang lebih dikenal dengan sebutan morning sickness ini biasanya muncul di awal kehamilan, sekitar 6 minggu setelah hari menstruasi terakhir. Morning sickness tidak hanya terjadi di pagi hari, tetapi juga bisa sepanjang hari. Umumnya, morning sickness berakhir saat usia kehamilan mencapai 16-20 minggu.

2)   Perubahan pada payudara

Perubahan hormonal di awal kehamilan juga berpengaruh pada kondisi payudara. Bila diperhatikan, payudara Anda kini terasa lebih padat, kencang, dan besar, mirip seperti ketika akan menstruasi.

3)   Lebih peka terhadap bau, rasa, dan ngidam

Tak perlu heran bila kini Anda menginginkan makanan yang dulu tidak Anda sukai atau sebaliknya. Ini pun terjadi akibat kondisi hormonal di tubuh yang sedang berubah. Selain itu, Anda juga mungkin lebih sensitif dan tidak kuat mencium aroma tertentu yang cukup tajam, seperti parfum, makanan, atau asap rokok.

4)   Lebih sering buang air kecil

Jika di malam hari Anda selalu terbangun untuk buang air kecil, bisa jadi Anda memang sedang berbadan dua. Dorongan ini tetap akan terjadi sepanjang kehamilan, karena pembesaran rahim yang menekan kandung kemih.

5)   Merasa sangat lelah

Perempuan yang sedang hamil memang mudah kelelahan, terutama pada trimester pertama. Ini terjadi karena perubahan hormonal pada tubuh Anda, yang selain menyebabkan tubuh mudah lelah, juga memicu mual dan muntah serta suasana hati mudah berubah.