Suntik KB

Bentuknya

Kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja yang diberikan dengan cara disuntikkan ke tubuh1.

Cara kerja

Cara kerjanya mirip dengan pil KB, hanya saja kamu tidak perlu melakukannya setiap hari. Suntik KB akan mencegah tubuh melepaskan sel telur dan mempertebal lendir pada serviks sehingga mencegah sperma masuk ke dalam rahim. Alat kontrasepsi ini bersifat ireversibel, artinya bila terjadi efek samping maka tidak bisa dihentikan1.

 

Cara pakai

  • Disuntik setiap 1 bulan sekali
    Penyuntikan ini untuk KB Suntik yang berisi kombinasi estrogen dan progestin1.
  • Disuntik setiap 3 bulan sekali
    Penyuntikan ini untuk KB Suntik yang hanya berisi progestin saja1.

Kelebihan

  • Manfaatnya dapat bertahan selama 1-3 bulan
  • Pemakaiannya tidak harus dilakukan setiap hari, sehingga tidak perlu khawatir terlupa/terlewat
  • Tidak mempengaruhi hubungan intim
  • KB Suntik 3 bulanan dapat menjadi alternatif bagi mereka yang mengalami efek samping dari estrogen
  • KB Suntik 3 bulanan dapat dipakai oleh ibu menyusui
  • Pada beberapa orang dapat membantu mengatur siklus menstruasi dan mengurangi nyeri

Kekurangan

  • Harus selalu ingat jadwal penyuntikan, baik setiap bulan maupun 3 bulan
  • Pada beberapa orang dapat menyebabkan sakit kepala dan perubahan mood2
  • Dapat menyebabkan efek samping seperti: sakit kepala, kenaikan berat badan, rasa tidak nyaman di perut2
  • Setelah berhenti melakukan penyuntikan, menstruasi dan kesuburan tubuh perlu waktu hingga 1 tahun untuk kembali normal2
  • Dapat menyebabkan gangguan pada menstruasi
  • Dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang di masa yang akan datang2
  • Tidak memberikan perlindungan terhadap risiko terinfeksi AIDS maupun infeksi menular seksual (IMS) lainnya

Sumber:
1. Your Life. Contraceptive Injection. Tersedia di https://www.your-life.com/en/contraception-methods/short-acting-contraception/contraceptive-injection/. Terakhir diakses: Agustus 2018.

2. https://www.accessdata.fda.gov/