Sering Dengar Pil KB, Sudah Tahu Asal Usulnya?

Siapa sih yang tidak kenal Pil KB? Kontrasepsi ini mampu secara akurat mencegah kehamilan yang tidak direncanakan. Tetapi apakah kamu sudah tahu dari mana asal-usul Pil KB? Pil KB merupakan salah satu kemajuan medis yang paling signifikan di abad ke-20 di sepanjang sejarah kedokteran. Semua bermula pada eksperimen tanggal 25 April 1951 kepada kelinci yang
dilakukan oleh ahli fisiologi reproduksi Min Chueh Chang. Dari percobaan tersebut didapat bukti bahwa suntikan progesterone dapat menekan ovulasi pada kelinci. 1,2,3

Kemudian percobaan penggunaan pil KB pertama pada manusia dilakukan di Massachusetts oleh John Rock dan Pincus. Percobaan ini dilakukan pada 50 wanita.4,5 Pada bulan Mei 1960, FDA mengumumkan persetujuan penggunaan pil KB bagi para wanita yang sudah menikah. Dalam kurun waktu dua tahun Pil KB sudah digunakan oleh satu juta wanita di Amerika.6

Selama penggunaan pil tersebut, terdapat beberapa laporan efek samping yang dialami beberapa wanita. Penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kandungan estrogen dalam pil KB yang dikonsumsi, semakin besar pula kemungkinan timbulnya efek samping seperti sakit kepala, mual, nyeri payudara, dan lain sebagainya.7

Hingga akhirnya pil KB mengalami perubahan menyesuaikan dengan kebutuhan wanita sehingga tidak menimbulkan efek samping lagi.8,9 Pil KB generasi terbaru tersebut memiliki dosis hormon estrogen dan progestin yang rendah, yang menyerupai estrogen dan progestin asli dalam tubuh wanita.10 Pil KB tersebut telah dikonsumsi lebih dari 100 juta wanita di seluruh dunia. 11,12

Hingga kini penggunaan pil KB semakin populer karena memiliki tingkat efektifitas yang tinggi dibanding dengan metode kontrasepsi lainnya. Tingkat kegagalan pil KB hanya 0,1%, lebih baik dibandingkan metode suntik atau kondom yang memiliki tingkat kegagalan masing-masing sebesar 0,3% dan 3%.13 Tidak hanya itu, pil KB generasi terbaru juga dilengkapi dengan kandungan anti androgenik yang berfungsi mengurangi munculnya jerawat serta anti mineralokortikoid untuk mencegah kenaikan berat badan. Dengan demikian, selain efektif mencegah kehamilan, pil KB generasi terbaru juga membuat kamu cantik dan tetap langsing.14

Pil KB di Indonesia
Bagaimana dengan kemunculan Pil KB di Indonesia? Kemunculan Pil KB dan alat kontrasepsi lainnya di Indonesia tidak lepas dari program Keluarga Berencana (KB) Nasional yang dicanangkan oleh pemerintah. Pada 28 Januari 1987, program KB Mandiri dicanangkan melalui kampanye Lingkaran Biru (LIBI), dengan menyediakan berbagai alat kontrasepsi bagi masyarakat, tidak hanya Pil KB.

Selain penyediaan dari pemerintah, pil KB juga banyak dijual bebas, termasuk pil KB generasi terbaru yang tidak hanya mencegah kehamilan, namun juga dapat membuat kamu cantik dan tetap langsing. Pil KB yang beredar di pasaran saat ini memiliki dosis yang berbeda-beda. Pastikan kamu cari tahu terlebih dahulu sebelum membeli ya!


Sumber:
1. Maisel AQ (1965). The Hormone Quest. New York: Random House. OCLC 543168.
2. Reed J (1978). From Private Vice to Public Virtue: The Birth Control Movement and American Society Since 1830. New York: Basic Books. ISBN 978-0-465-02582-4.
3. Speroff L (2009). A Good Man: Gregory Goodwin Pincus: The Man, His Story, The Birth Control Pill. Portland, Oregon: Arnica. ISBN 978-0-9801942-9-6.
4. Garcia CR, Pincus G, Rock J (November 1956). "Effects of certain 19-nor steroids on the normal human menstrual cycle". Science. 124 (3227): 891-3. Bibcode:1956Sci...124..891R. doi:10.1126/science.124.3227.891. PMID 13380401.
5. Jump up to:a b Rock J, García C (1957). "Observed effects of 19-nor steroids on ovulation and menstruation". Proceedings of a Symposium on 19-Nor Progestational Steroids. Chicago: Searle Research Laboratories. pp. 14–31. OCLC 935295.
6. Marks L (2001). Sexual Chemistry: A History of the Contraceptive Pill. New Haven: Yale University Press. ISBN 978-0-300-08943-1.
7. https://www.webmd.com/sex/birth-control/low-dose-birth-control-pills#1
8. Junod SW, Marks L (April 2002). "Women's trials: the approval of the first oral contraceptive pill in the United States and Great Britain" (PDF). Journal of the History of Medicine and Allied Sciences. 57 (2): 117–60. doi:10.1093/jhmas/57.2.117. PMID 11995593.
9. Winter IC (May 1970). "Industrial pressure and the population problem--the FDA and the pill". JAMA. 212 (6): 1067–8. doi:10.1001/jama.212.6.1067. PMID 5467404.
10. Hanifah, Winkjosastro. 2007. Ilmu Kandungan. Jakarta: yayasan bina pustaka sarwono prawirohardjo.
11. Tone A (2001). Devices & Desires: A History of Contraceptives in America. New York: Hill and Wang. ISBN 978-0-8090-3817-6.
12. Watkins ES (1998). On the Pill: A Social History of Oral Contraceptives, 1950–1970. Baltimore: Johns Hopkins University Press. ISBN 978-0-8018-5876-5.
13. Burkman, Ronald. et. at. Current Perspective on Oral Contraceptive Use (2001).
14. http://bicarakontrasepsi.com/id/ragam/ber-kb-cantik-dan-tetap-langsing/