Cara Kerja

Cara Kerja Pil KB

Kita mengenal dua jenis pil KB: Pil KB kombinasi yang mengandung hormon estrogen dan progestogen, dan mini pill, pil KB yang mengandung hanya hormon progestogen.

Dilihat dari efektifi tas untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, di antara keduanya, pil KB Kombinasi adalah yang paling efektif, dengan pearl index 0,1-0,4; artinya, kemungkinan terjadinya kehamilan yang tidak diharapkan hanya pada 1 hingga 4 wanita di antara 100 wanita pemakainya dalam waktu satu tahun.

Sebab pil KB kombinasi sangat efektif dalam mencegah kehamilan dapat dijelaskan dengan tiga mekanisme kerja di bawah ini:

  1. Mencegah terjadinya ovulasi yang merupakan proses pematangan sel telur. Bila sel telur tidak matang, tentu saja kemungkinan terjadinya kehamilan sangat kecil.
  2. Menipiskan dinding rahim. Embrio hanya bisa melekat dengan mudah ketika dinding rahim tebal (proses nidasi).
  3. Mengentalkan cairan pada leher rahim (serviks) untuk mencegah masuknya sperma.
Mekanisme kerja mini pill hanya mencakup nomor 2 dan 3 yang disebut di atas. Karena itu, dengan pearl index 2,3, efektifi tas mini pill dalam mencegah kehamilan lebih rendah dibandingkan dengan pil KB kombinasi.

Terlepas dari efektifi tas, mini pill lebih aman untuk diberikan kepada ibu menyusui. Mini pill juga merupakan pilihan terbaik bagi wanita yang memiliki kontraindikasi dengan kandungan estrogen yang terdapat dalam pil KB kombinasi.