Premenstrual Dysphoric Disorder

Premenstrual Dysphoric Disorder (PMDD)

Premenstrual Dysphoric Disorder

 

Diperkirakan sekitar 3 – 8% wanita usia subur mengalami keluhan pramenstruasi parah, yang disebut premenstrual dysphoric disorder (PMDD). PMDD merupakan kondisi di mana setidaknya lima gejala PMS klasik, baik fisik maupun psikologis, terjadi secara bersamaan dan sangat parah, seperti mood swings, depresi, sangat mudah marah, payudara nyeri dan perut terasa kembung. Kondisi ini dapat bertahan sampai dua minggu setiap bulannya, sehingga PMDD juga sering disebut sebagai krisis bulanan. Karena itu, PMDD biasanya berefek buruk pada kehidupan sosial perempuan, bahkan hingga membatasi kemampuannya untuk bekerja.

 

Sebuah penelitian membuktikan bahwa penggunaan kontrasepsi oral yang mengandung drospirenon dapat meringankan gejala dan keluhan PMDD hingga setengahnya pada hampir 50% partisipannya. Selain itu, berbagai penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa kontrasepsi oral jenis ini lebih aman daripada kontrasepsi oral dosis rendah lainnya.

 

Referensi:

  • Breech, L. & Braverman, P., 2009. Safety, efficacy, actions, and patient acceptability of drospirenone/ethinyl estradiol contraceptive pills in the treatment of premenstrual dysphoric disorder. Int J Womens Health, Volume 1, p. 85–95.
  • Cunningham, J., Yonkers, K. O. S. & and Eriksson, E., 2009. Update on Research and Treatment of Premenstrual Dysphoric Disorder. Harv Rev Psychiatry, 17(2), p. 120–137.
  • Kwan, I. & Onwude, J., 2009. Premenstrual Syndrome. Clinical Evidence, Issue 0806
Referensi:
  • Breech, L. & Braverman, P., 2009. Safety, efficacy, actions, and patient acceptability of drospirenone/ethinyl estradiol contraceptive pills in the treatment of premenstrual dysphoric disorder. Int J Womens Health, Volume 1, p. 85–95.
  • Cunningham, J., Yonkers, K. O. S. & and Eriksson, E., 2009. Update on Research and Treatment of Premenstrual Dysphoric Disorder. Harv Rev Psychiatry, 17(2), p. 120–137.
  • Kwan, I. & Onwude, J., 2009. Premenstrual Syndrome. Clinical Evidence, Issue 0806